- Hubungan Khusus dengan Ramadan: Al-Qur’an pertama kali diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW pada bulan Ramadan, tepatnya pada malam Lailatul Qadar. Oleh karena itu, membaca, merenungkan, dan memahami Al-Qur’an di bulan ini menjadi cara untuk menghormati dan menghidupkan kembali momen bersejarah tersebut.
- Pahala yang Berlipat Ganda: Ramadan adalah bulan penuh berkah di mana setiap amal kebaikan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT. Membaca Al-Qur’an, yang sudah merupakan amalan mulia, menjadi lebih istimewa karena keutamaannya meningkat di bulan ini.
- Meningkatkan Ketakwaan: Tilawah Al-Qur’an membantu seorang Muslim untuk mendekatkan diri kepada Allah, memperkuat iman, dan meningkatkan ketakwaan. Di bulan Ramadan, ketika umat Islam berpuasa dan menahan diri dari hal-hal yang membatalkan, membaca Al-Qur’an menjadi sarana untuk menjaga hati dan pikiran tetap fokus pada ibadah.
- Meneladani Rasulullah SAW: Nabi Muhammad SAW memiliki kebiasaan khusus di bulan Ramadan, yaitu memperbanyak tilawah dan tadarus bersama malaikat Jibril. Setiap Ramadan, beliau mengkhatamkan Al-Qur’an, sehingga umat Islam didorong untuk mengikuti sunnah ini.
- Menemukan Ketenangan Jiwa: Membaca Al-Qur’an membawa ketenangan dan kedamaian batin, sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an sendiri (QS. Ar-Ra’d: 28). Di tengah kesibukan Ramadan, tilawah menjadi sarana untuk merefleksikan diri dan menjaga keseimbangan spiritual.
- Momen Lailatul Qadar: Salah satu malam di bulan Ramadan adalah Lailatul Qadar, yang disebut lebih baik dari seribu bulan. Membaca dan mentadabburi Al-Qur’an di malam-malam Ramadan, terutama di 10 hari terakhir, dapat menjadi jalan untuk mendapatkan keberkahan malam yang agung ini.
Dengan demikian, tilawah Al-Qur’an selama Ramadan bukan hanya sekadar rutinitas, tetapi merupakan ibadah yang memperkaya jiwa, mendatangkan pahala besar, dan mempererat hubungan seorang hamba dengan Penciptanya. Banyak umat Islam yang memanfaatkan bulan ini untuk mengkhatamkan Al-Qur’an setidaknya sekali, sebagai bentuk komitmen dan cinta terhadap kitab suci mereka. Sumber : Grok

No comments:
Post a Comment