Wednesday, March 26, 2025

Ramadhan Mubarak : Bolehkah Tinggalkan Sholat Tarawih dengan Sengaja ?

Dalam ajaran Islam, meninggalkan sholat Tarawih dengan sengaja di bulan Ramadhan tidak dianggap sebagai dosa besar, karena sholat Tarawih hukumnya sunnah muakkad (sangat dianjurkan), bukan wajib. Namun, meninggalkannya tanpa uzur (alasan syar'i) berarti seseorang kehilangan pahala besar dan keutamaan yang terkait dengan ibadah ini. Berikut penjelasan lengkap beserta dalil dari Al-Qur'an, hadis, dan pendapat ulama:

1. Hukum Sholat Tarawih
Sholat Tarawih adalah ibadah sunnah yang dilakukan pada malam hari di bulan Ramadhan. Rasulullah SAW mendorong umatnya untuk melaksanakannya karena keutamaannya yang luar biasa. Hukumnya sunnah muakkad berdasarkan perbuatan Rasulullah SAW dan konsensus (ijma') para sahabat.
2. Dalil dari Al-Qur'an
Meskipun tidak ada ayat yang secara spesifik menyebut sholat Tarawih (karena nama "Tarawih" muncul setelah zaman Rasulullah), ada ayat yang mendorong untuk memperbanyak ibadah di bulan Ramadhan:
  • QS. Al-Baqarah: 183:
    "Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa."
    Ayat ini menekankan tujuan puasa adalah mencapai takwa, dan sholat Tarawih menjadi salah satu sarana untuk meningkatkan ketakwaan di bulan Ramadhan.
  • QS. Al-Qadr: 1-5:
    "Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan..."
    Malam Ramadhan memiliki keistimewaan, dan sholat Tarawih adalah ibadah yang dianjurkan untuk mengisi malam-malam tersebut.
3. Dalil dari Hadis
  • Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim:
    Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda:
    "Barang siapa yang berpuasa di bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. Barang siapa yang menghidupkan malam Ramadhan (dengan ibadah) dengan penuh keimanan dan mengharap pahala, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu."
    (HR. Bukhari No. 37 dan Muslim No. 759).
    "Menghidupkan malam Ramadhan" di sini mencakup sholat Tarawih, sehingga meninggalkannya dengan sengaja berarti melewatkan kesempatan pengampunan dosa.
  • Hadis Riwayat Tirmidzi:
    Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda:
    "Barang siapa yang sholat malam di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni."
    (HR. Tirmidzi No. 683, dinilai sahih).
    Ini menunjukkan keutamaan sholat Tarawih sebagai ibadah yang sangat dianjurkan.
4. Pendapat Ulama
  • Imam Nawawi dalam kitab Al-Majmu’ menyatakan bahwa sholat Tarawih adalah sunnah muakkad berdasarkan ijma' sahabat. Beliau menyebutkan bahwa Rasulullah SAW melaksanakannya beberapa kali bersama sahabat, kemudian berhenti karena khawatir diwajibkan atas umatnya. Setelah wafatnya Rasulullah SAW, Umar bin Khattab RA menghidupkan kembali tradisi ini secara berjamaah.
  • Ibnu Qudamah dalam Al-Mughni menyatakan bahwa meninggalkan sunnah muakkad tidak menyebabkan dosa, tetapi seseorang akan kehilangan pahala besar, terutama di bulan Ramadhan yang penuh berkah.
5. Hukum Meninggalkan dengan Sengaja
Jika seseorang meninggalkan sholat Tarawih dengan sengaja tanpa uzur (misalnya sakit, kelelahan berat, atau keadaan darurat), maka:
  • Ia tidak berdosa secara syar’i, karena sholat Tarawih bukan wajib.
  • Namun, ia kehilangan keutamaan besar yang dijanjikan Allah SWT, seperti pengampunan dosa dan pahala yang berlipat ganda di bulan Ramadhan.
  • Jika meninggalkannya karena meremehkan atau tidak peduli dengan ibadah sunnah, maka sikap ini bisa menjadi celaan dalam hati dan menunjukkan lemahnya iman.

Meninggalkan sholat Tarawih dengan sengaja diperbolehkan dalam arti tidak ada dosa hukum syariat, tetapi sangat tidak dianjurkan karena bertentangan dengan semangat Ramadhan untuk memperbanyak ibadah. Rasulullah SAW dan para sahabat mencontohkan kebiasaan menghidupkan malam Ramadhan dengan sholat dan dzikir. Oleh karena itu, sebaiknya seorang Muslim berusaha melaksanakan sholat Tarawih, baik secara berjamaah di masjid maupun sendiri di rumah, untuk meraih keutamaan bulan suci ini. (Grok)

No comments:

Temukan P3H

Bismillah   Rekrut Tenaga Pendamping Proses Produk Halal (P3H) Oktober 2025. Persyaratan : Min SMA/SMK, Beragama Islam, dan komitmen. Silak...