Dalam tradisi Islam, puasa Ramadan secara keseluruhan memiliki keutamaan yang besar sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an dan hadis. Namun, tidak ada dalil spesifik dalam Al-Qur’an atau hadis shahih yang menyebutkan keutamaan khusus untuk hari ke-17 Ramadan secara terpisah dari keutamaan puasa Ramadan secara umum. Meski demikian, hari ke-17 Ramadan memiliki makna historis karena berkaitan dengan peristiwa penting dalam sejarah Islam, yaitu Perang Badar, yang terjadi pada 17 Ramadan tahun 2 Hijriah. Keutamaan hari ini lebih terkait dengan peristiwa tersebut dan pelajaran yang dapat diambil darinya, bukan keutamaan puasa itu sendiri yang spesifik pada tanggal tersebut.
- Diampuni Dosa-Dosa yang Lalu
Rasulullah SAW bersabda:"Barang siapa yang berpuasa di bulan Ramadan karena iman dan mengharapkan pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni."
(HR. Bukhari no. 1910 dan Muslim no. 760)
Keutamaan ini berlaku untuk seluruh hari di bulan Ramadan, termasuk hari ke-17, selama puasa dilakukan dengan penuh keimanan dan keikhlasan. - Pahala Dilipatgandakan
Dalam hadis lain, Rasulullah SAW bersabda:"Setiap amal kebaikan anak Adam dilipatgandakan menjadi sepuluh hingga tujuh ratus kali lipat. Allah Azza wa Jalla berfirman: ‘Kecuali puasa, karena puasa itu untuk-Ku dan Aku yang akan membalasnya langsung.’"
(HR. Muslim no. 1151)
Ini menunjukkan bahwa puasa Ramadan, termasuk pada hari ke-17, memiliki keistimewaan langsung dari Allah SWT. - Waktu Mustajab untuk Berdoa
Puasa Ramadan juga membuka pintu doa yang mustajab, terutama saat berbuka. Rasulullah SAW bersabda:"Ada tiga orang yang doanya tidak ditolak: orang yang berpuasa hingga ia berbuka, pemimpin yang adil, dan doa orang yang dizalimi."
(HR. Tirmidzi no. 2526, dinilai hasan)
Pada hari ke-17 Ramadan, seorang Muslim yang berpuasa dapat memanfaatkan waktu ini untuk berdoa dengan harapan dikabulkan.
- Memperingati Kemenangan Umat Islam: Berpuasa pada hari ke-17 Ramadan dapat menjadi momen untuk mengenang Perang Badar, bersyukur atas pertolongan Allah, dan merenungkan makna kemenangan kebenaran atas kebatilan.
- Meningkatkan Keimanan: Mengingat para sahabat berpuasa sambil berjuang di medan perang, puasa pada hari ini dapat menjadi motivasi untuk memperkuat ketahanan spiritual dan fisik.
- Pahala Berlipat di Bulan Mulia: Karena hari ke-17 masih dalam bulan Ramadan, semua amal ibadah, termasuk puasa, mendapat ganjaran berlipat sesuai janji Allah dan Rasul-Nya.
No comments:
Post a Comment