Dalam ajaran Islam, puasa Ramadan secara keseluruhan memiliki keutamaan yang sangat besar, sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an dan hadis. Namun, tidak ada dalil spesifik dalam Al-Qur’an atau hadis shahih yang menyebutkan keutamaan khusus untuk hari ke-19 Ramadan secara terpisah dari keutamaan puasa Ramadan secara umum. Setiap hari di bulan Ramadan tetap mulia karena merupakan bagian dari bulan penuh berkah, di mana amal ibadah dilipatgandakan, dosa-dosa diampuni, dan doa-doa dikabulkan. Hari ke-19 Ramadan, sebagai bagian dari 10 hari kedua Ramadan, sering dikaitkan dengan fase maghfirah (pengampunan) dalam tradisi populer, meskipun pembagian fase ini tidak didasarkan pada dalil shahih yang spesifik.
- Pengampunan Dosa
Rasulullah SAW bersabda:"Barang siapa yang berpuasa di bulan Ramadan karena iman dan mengharapkan pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni."
(HR. Bukhari no. 1910 dan Muslim no. 760)
Keutamaan ini mencakup hari ke-19 Ramadan, selama puasa dilakukan dengan niat tulus dan kesadaran untuk mencari ridha Allah. - Pahala Berlipat Ganda
Rasulullah SAW menyampaikan:"Setiap amal kebaikan anak Adam dilipatgandakan menjadi sepuluh hingga tujuh ratus kali lipat. Allah Azza wa Jalla berfirman: ‘Kecuali puasa, karena puasa itu untuk-Ku dan Aku yang akan membalasnya langsung.’"
(HR. Muslim no. 1151)
Puasa pada hari ke-19 Ramadan termasuk dalam janji pahala istimewa ini, yang ganjarannya ditentukan langsung oleh Allah tanpa batasan tertentu. - Doa Mustajab
Rasulullah SAW bersabda:"Ada tiga doa yang tidak tertolak: doa orang yang berpuasa hingga ia berbuka, doa pemimpin yang adil, dan doa orang yang dizalimi."
(HR. Tirmidzi no. 2526, dinilai hasan)
Pada hari ke-19 Ramadan, seorang Muslim yang berpuasa memiliki kesempatan besar untuk berdoa, terutama menjelang berbuka, dengan harapan dikabulkan oleh Allah. - Bulan Penuh Berkah
Rasulullah SAW bersabda:"Apabila tiba bulan Ramadan, pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu."
(HR. Bukhari no. 1899 dan Muslim no. 1079)
Hari ke-19 Ramadan masih berada dalam suasana berkah ini, memberikan peluang untuk meraih kebaikan dan ampunan.
- Mendapatkan Ampunan Dosa: Sebagai bagian dari fase maghfirah (secara tradisi), hari ke-19 menjadi waktu yang tepat untuk memohon pengampunan atas dosa-dosa yang telah lalu.
- Pahala Istimewa: Puasa pada hari ini tetap mendapat ganjaran langsung dari Allah, sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Muslim.
- Persiapan Menuju 10 Hari Terakhir: Hari ke-19 menjadi momen penting untuk mengevaluasi ibadah selama 18 hari sebelumnya dan mempersiapkan diri memasuki 10 hari terakhir Ramadan, yang puncaknya adalah malam Lailatul Qadar.
- Meningkatkan Istiqamah: Berpuasa hingga hari ke-19 menunjukkan konsistensi dalam ibadah, yang merupakan nilai besar dalam Islam.
No comments:
Post a Comment