Wednesday, April 2, 2025

Eid Mubarak : Istiqamah Beribadah Pasca Ramadhan

 

https://hotelier.id/muslim/bacaan-sujud-tilawah-dan-tata-caranya/

Istiqamah dalam beribadah setelah Ramadan adalah konsep penting dalam Islam yang menekankan konsistensi dan keteguhan dalam menjalankan ketaatan kepada Allah SWT, baik dalam ibadah wajib maupun sunnah, meskipun bulan Ramadan telah berlalu.
1. Pengertian Istiqamah
Istiqamah berarti tetap lurus dan konsisten di jalan Allah, tidak menyimpang dari ketaatan meskipun ada godaan atau tantangan. Setelah Ramadan, banyak orang cenderung mengendur dalam ibadah karena suasana spiritual yang kuat di bulan itu hilang. Padahal, Allah SWT memerintahkan umat-Nya untuk terus istiqamah sepanjang waktu.
2. Dalil dari Al-Qur’an
  • Surah Hud (11): 112
    Allah SWT berfirman:
    "Maka tetaplah kamu pada jalan yang lurus (istiqamah), sebagaimana yang diperintahkan kepadamu, dan (juga) orang-orang yang telah bertaubat bersamamu, dan janganlah kamu melampaui batas. Sesungguhnya Dia Maha Melihat apa yang kamu kerjakan."
    Ayat ini menegaskan perintah untuk tetap istiqamah dalam ketaatan dan menjauhi larangan Allah. Setelah Ramadan, ini berarti melanjutkan kebiasaan baik seperti sholat tepat waktu, membaca Al-Qur’an, dan bersedekah.
  • Surah Fussilat (41): 30
    "Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: 'Tuhan kami adalah Allah,' kemudian mereka istiqamah, maka malaikat akan turun kepada mereka (dengan mengatakan): 'Janganlah kamu takut dan janganlah kamu bersedih hati, dan bergembiralah dengan (balasan) surga yang telah dijanjikan kepadamu.'"
    Ayat ini menunjukkan janji Allah bagi orang yang istiqamah, yaitu ketenangan hati dan balasan surga. Ini menjadi motivasi untuk terus beribadah pasca-Ramadan.
3. Dalil dari Hadis
  • Hadis Riwayat Ahmad dan Tirmidzi
    Rasulullah SAW bersabda:
    "Katakanlah: 'Aku beriman kepada Allah,' kemudian istiqamahlah." (HR. Muslim)
    Hadis ini menegaskan bahwa keimanan harus dibuktikan dengan konsistensi dalam perbuatan, termasuk ibadah sehari-hari setelah Ramadan.
  • Hadis tentang Amal yang Paling Dicintai Allah
    Dari Aisyah RA, Rasulullah SAW bersabda:
    "Amal yang paling dicintai Allah adalah amal yang dilakukan secara terus-menerus (istiqamah), walaupun sedikit." (HR. Bukhari dan Muslim)
    Hadis ini mengajarkan bahwa Allah lebih menyukai ibadah yang rutin dan konsisten, misalnya sholat sunnah, puasa sunnah (seperti Senin-Kamis atau puasa Daud), dan dzikir, daripada ibadah yang banyak tapi hanya sesaat.
4. Relevansi Pasca-Ramadan
Ramadan adalah "madrasah" untuk melatih kebiasaan baik. Namun, keistiqamahan sejati diuji setelahnya. Misalnya:
  • Sholat Berjamaah: Jika di Ramadan rajin ke masjid, pertahankan kebiasaan itu.
  • Tilawah Al-Qur’an: Jangan tinggalkan kebiasaan membaca Al-Qur’an setiap hari.
  • Puasa Sunnah: Lanjutkan dengan puasa sunnah di bulan Syawal (6 hari) sebagaimana sabda Rasulullah SAW:
    "Barang siapa yang berpuasa Ramadan kemudian mengikutinya dengan puasa enam hari di bulan Syawal, maka itu seperti berpuasa setahun penuh." (HR. Muslim)
5. Tips Praktis untuk Istiqamah
  • Niat yang Kuat: Perbarui niat setiap hari untuk beribadah hanya karena Allah.
  • Mulai dari yang Kecil: Misalnya, tambahkan dua rakaat sholat sunnah atau baca satu halaman Al-Qur’an setiap hari.
  • Berdoa: Mintalah kepada Allah agar diberi kekuatan untuk istiqamah, sebagaimana doa dalam Surah Ali Imran (3): 8:
    "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu."
  • Bergaul dengan Orang Saleh: Lingkungan yang baik akan membantu menjaga semangat ibadah.
6. Peringatan dari Rasulullah SAW
Rasulullah SAW mengingatkan agar tidak menjadi seperti orang yang hanya bersemangat di awal lalu kendor. Dalam sebuah hadis, beliau bersabda:
"Sebaik-baik amal adalah yang langgeng, meskipun sedikit." (HR. Bukhari)
Ini menjadi peringatan agar kita tidak "libur" dari ibadah setelah Ramadan.

Istiqamah beribadah pasca-Ramadan adalah wujud syukur atas nikmat hidayah dan kesempatan yang Allah berikan di bulan suci. Dengan berpegang pada Al-Qur’an dan Hadis, kita diajak untuk menjadikan Ramadan sebagai titik awal perbaikan, bukan puncak yang kemudian menurun. Semoga Allah SWT memberikan kita kekuatan untuk tetap istiqamah hingga akhir hayat. Amin. Sumber : Grok

No comments:

Temukan P3H

Bismillah   Rekrut Tenaga Pendamping Proses Produk Halal (P3H) Oktober 2025. Persyaratan : Min SMA/SMK, Beragama Islam, dan komitmen. Silak...