Friday, August 15, 2025

Sertifikasi Halal suatu kewajiban

 Pelaku Usaha yang paling kuat bertahan ditengah keterpurukan perekonomian dan pandemi Covid-19 adalah Pelaku Usaha Mikro dan Kecil. Jumlah mereka bukan kecil menurut catatan Biro Pusat Statistik adalah lebih dari 60 juta pelaku usaha mikro dan kecil. Memang dalam ketentuan pemerintah kategori penjualan mereka diperkirakan kurang dari 500 juta. 

Tapi masalahnya apakah produk UMKM yang kita makan halal ? Kami kekurangan tenaga Profesi Pendamping Proses Produk Halal. Jika anda minat silakan klik :

https://sertifikasihalal.id/?ref=6az7P

Semoga Allah SWT mmeridhoi.



Thursday, August 14, 2025

Produk Retreat = Kenaikan Pajak Daerah Tinggi ?

EFEK RETREAT???

Jangan-jangan ada kesalahan penyampaian materi retreat para kepala daerah gubernur bupati dan walikota beberapa waktu lalu.

Kasus Demo Rakyat pada Bupati Pati membukakan mata ternyata bukan Bupati Pati saja yang menaikkan pajak hingga 250-400%. Modus lainnya juga menaikkan pajak2 konvensional seperti pajak bumi dan bangunan, pajak kendaraan dll. Di Jakarta berolahraga saja kena pajak misal Padel.

Jika otonomi daerah memiliki kesan bahwa Gubernur, Bupati dan Walikota menjadi Raja/Ratu Kecil. Dengan melakukan pembiaran terhadap aspirasi rakyat daerahnya tambah lagi DPRD tak aspiratif. Sudah dipastikan kesejahteraan, kemakmuran dan keadilan bakal catatan di atas kertas. Tak ada realisasi buat rakyat yang memilihnya tapi hanya ada anggaran aspirasi buat sekelompok pendukung saja.

Memang banyak hal yang harus diperbaiki dari negara ini. Pastinya perbaikan dan evaluasi dari Pemerintah pusat dulu. Kami yakin pemerintah pusat melakukan kekeliruan yang tak disadari, akhirnya di contoh oleh kepala daerah.

Retreat ternyata cuma hasilkan kepala daerah yang pandai cekik rakyat, bikin rakyat sekarat dan sederet keresahan yang tak berujung akhir. Kalau gini terus apa tidak bahaya?

Jadi kapan rakyat di urus?? Pancasila cuma jargon. Wajarlah bendera ONE PIECE berkibar...

Salam Merdeka 🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩

Wallahu alam bis'sawab

Friday, July 25, 2025

Haji mabrur sepanjang masa ?

Haji mabrur adalah istilah dalam Islam yang merujuk pada ibadah haji yang diterima oleh Allah SWT karena dilaksanakan dengan penuh keikhlasan, sesuai syariat, dan membawa dampak positif bagi kehidupan pelakunya. Istilah "mabrur" berasal dari bahasa Arab yang berarti "diterima" atau "baik". Dalam konteks "sepanjang masa", haji mabrur tidak hanya dinilai dari pelaksanaan ritualnya, tetapi juga dari keberlanjutan nilai-nilai ibadah tersebut dalam kehidupan sehari-hari hingga akhir hayat.Menurut ajaran Islam, haji mabrur memiliki beberapa ciri utama:
  1. Keikhlasan Niat: Haji dilakukan semata-mata karena Allah, tanpa motif riya atau mencari pujian.
  2. Kesesuaian dengan Syariat: Semua rukun dan wajib haji dilaksanakan sesuai tuntunan Rasulullah SAW, seperti ihram, tawaf, sai, wukuf di Arafah, dan lainnya.
  3. Moral dan Akhlak: Haji mabrur ditandai dengan perubahan positif dalam perilaku, seperti meningkatnya ketakwaan, kesabaran, kejujuran, dan kedermawanan.
  4. Keberlanjutan Nilai: Haji mabrur "sepanjang masa" berarti nilai-nilai haji terus diwujudkan dalam kehidupan, seperti menjaga hubungan dengan Allah (hablum minallah) dan sesama manusia (hablum minannas), serta menghindari perbuatan dosa.
Rasulullah SAW bersabda, “Haji mabrur tidak ada balasannya melainkan surga” (HR. Bukhari dan Muslim). Dalam konteks sepanjang masa, ini berarti haji mabrur terus membuahkan kebaikan, seperti menjaga ibadah, berbuat baik kepada orang lain, dan mempertahankan akhlak mulia hingga akhir hayat.wallahu'alam bis sawab

Temukan P3H

Bismillah   Rekrut Tenaga Pendamping Proses Produk Halal (P3H) Oktober 2025. Persyaratan : Min SMA/SMK, Beragama Islam, dan komitmen. Silak...