EFEK RETREAT???
Jangan-jangan ada kesalahan penyampaian materi retreat para kepala daerah gubernur bupati dan walikota beberapa waktu lalu.
Kasus Demo Rakyat pada Bupati Pati membukakan mata ternyata bukan Bupati Pati saja yang menaikkan pajak hingga 250-400%. Modus lainnya juga menaikkan pajak2 konvensional seperti pajak bumi dan bangunan, pajak kendaraan dll. Di Jakarta berolahraga saja kena pajak misal Padel.
Jika otonomi daerah memiliki kesan bahwa Gubernur, Bupati dan Walikota menjadi Raja/Ratu Kecil. Dengan melakukan pembiaran terhadap aspirasi rakyat daerahnya tambah lagi DPRD tak aspiratif. Sudah dipastikan kesejahteraan, kemakmuran dan keadilan bakal catatan di atas kertas. Tak ada realisasi buat rakyat yang memilihnya tapi hanya ada anggaran aspirasi buat sekelompok pendukung saja.
Memang banyak hal yang harus diperbaiki dari negara ini. Pastinya perbaikan dan evaluasi dari Pemerintah pusat dulu. Kami yakin pemerintah pusat melakukan kekeliruan yang tak disadari, akhirnya di contoh oleh kepala daerah.
Retreat ternyata cuma hasilkan kepala daerah yang pandai cekik rakyat, bikin rakyat sekarat dan sederet keresahan yang tak berujung akhir. Kalau gini terus apa tidak bahaya?
Jadi kapan rakyat di urus?? Pancasila cuma jargon. Wajarlah bendera ONE PIECE berkibar...
Salam Merdeka 🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩
Wallahu alam bis'sawab
Melayani : 1. Sertifikasi Halal Pelaku Usaha (Gratis) 2. Konsultasi Pendidikan Kejuruan dan Kewirausahaan. Jam kerja : 10 AM - 15 PM (Senin-Jumat). Email: sudiono1@gmail.com
Thursday, August 14, 2025
Produk Retreat = Kenaikan Pajak Daerah Tinggi ?
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Temukan P3H
Bismillah Rekrut Tenaga Pendamping Proses Produk Halal (P3H) Oktober 2025. Persyaratan : Min SMA/SMK, Beragama Islam, dan komitmen. Silak...
-
Hampir 80 tahun Indonesia merdeka problematika pendidikan kejuruan tak pernah berkurang ada saja tiap tahun muncul permasalahan. Bicara Pend...
No comments:
Post a Comment