Ramadan memiliki keistimewaan yang luar biasa dibandingkan bulan-bulan lain dalam kalender Hijriah, baik dari segi sejarah maupun berdasarkan Al-Qur'an dan hadis. Berikut adalah beberapa kelebihan Ramadan beserta dasar sejarah dan dalilnya:
- Sejarah dan Al-Qur'an: Ramadan adalah bulan ketika Al-Qur'an pertama kali diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW di Gua Hira melalui malaikat Jibril. Peristiwa ini dikenal sebagai Nuzulul Qur'an, yang biasanya diperingati pada tanggal 17 Ramadan.
- Dalil: Al-Qur'an sendiri menyebutkan, "Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur'an, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda (antara yang benar dan yang salah)." (QS. Al-Baqarah: 185). Ini menunjukkan Ramadan memiliki keunggulan spiritual karena menjadi waktu wahyu pertama.
- Hadis: Rasulullah SAW bersabda, "Apabila tiba bulan Ramadan, pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu." (HR. Bukhari dan Muslim).
- Makna: Keistimewaan ini menunjukkan bahwa Ramadan adalah waktu yang penuh berkah, memudahkan umat Islam untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah tanpa banyak gangguan dari godaan setan.
- Sejarah dan Keistimewaan: Lailatul Qadar (Malam Kemuliaan) terjadi di salah satu malam ganjil pada 10 hari terakhir Ramadan. Malam ini lebih baik dari seribu bulan, dan ibadah di malam tersebut memiliki pahala yang sangat besar.
- Dalil: "Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur'an) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan." (QS. Al-Qadr: 1-3). Hadis juga menyebutkan bahwa Nabi SAW menganjurkan mencari Lailatul Qadar pada malam-malam ganjil di akhir Ramadan (HR. Bukhari).
- Sejarah: Puasa Ramadan diwajibkan pada tahun kedua Hijriah setelah peristiwa Hijrah, sebagaimana diperintahkan dalam QS. Al-Baqarah: 183, "Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa."
- Kelebihan: Puasa ini menjadi salah satu rukun Islam, menjadikan Ramadan sebagai bulan pelatihan spiritual, pengendalian diri, dan peningkatan takwa yang tidak ada di bulan lain.
- Hadis: Rasulullah SAW bersabda, "Barang siapa yang berpuasa di bulan Ramadan dengan penuh keimanan dan mengharapkan pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni." (HR. Bukhari dan Muslim).
- Makna: Ramadan memberikan kesempatan emas untuk pembersihan jiwa dan pengampunan dosa, sebuah keistimewaan yang sangat ditekankan.
- Hadis: Nabi SAW bersabda, "Telah datang kepada kalian bulan Ramadan, bulan yang penuh berkah. Allah mewajibkan kepada kalian untuk berpuasa padanya..." (HR. Ahmad). Nabi juga dikenal sangat dermawan di bulan Ramadan, lebih dari angin yang berhembus (HR. Bukhari dan Muslim).
- Sejarah: Ramadan menjadi waktu ketika umat Islam meningkatkan ibadah, sedekah, dan kebaikan, mengikuti teladan Nabi SAW.
- Sejarah: Beberapa peristiwa besar dalam sejarah Islam terjadi di bulan Ramadan, seperti Perang Badar (17 Ramadan tahun 2 Hijriah), yang merupakan kemenangan pertama umat Islam melawan kaum Quraisy. Ini menunjukkan bahwa Ramadan juga bulan keberanian dan jihad.
- Makna: Ramadan tidak hanya bulan ibadah ritual, tetapi juga semangat perjuangan dan kemenangan.