Thursday, January 30, 2025

50 PROGRAM KEAHLIAN SMK DI INDONESIA, ADA FAVOURITE MU ?

 


Dibandingkan pendidikan kejuruan di Jerman yang memiliki lebih dari 300 program studi berbeda lagi dengan pendidikan kejuruan di Indonesia. Berdasarkan informasi yang tersedia, berikut adalah detail dari 50 program keahlian di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Indonesia, yang diakui oleh pemerintah melalui berbagai keputusan menteri dan peraturan terkait:


  1. Teknologi Konstruksi dan Properti
    • Teknik Gambar Bangunan
    • Teknik Konstruksi Bangunan
    • Teknik Konstruksi Jalan, Irigasi, dan Jembatan
    • Teknik Konstruksi Sanitasi dan Perawatan
  2. Teknik Geomatika dan Geospasial
    • Teknik Survei dan Pemetaan
    • Teknik Informasi Geospasial
  3. Teknik Perminyakan
    • Teknik Produksi Minyak dan Gas
    • Teknik Pemboran Minyak dan Gas
    • Teknik Pengolahan Minyak, Gas dan Petrokimia
  4. Geologi Pertambangan
    • Geologi Pertambangan
  5. Teknik Energi Terbarukan
    • Teknik Energi Surya, Hidro, dan Angin
    • Teknik Energi Biomassa
  6. Teknik Komputer dan Informatika
    • Rekayasa Perangkat Lunak
    • Teknik Komputer dan Jaringan
    • Multimedia
    • Sistem Informatika, Jaringan dan Aplikasi
  7. Teknik Telekomunikasi
    • Teknik Transmisi Telekomunikasi
    • Teknik Jaringan Akses Telekomunikasi
  8. Teknik Elektronika
    • Teknik Elektronika Industri
    • Teknik Elektronika Konsumen
  9. Teknik Mekatronika
    • Teknik Mekatronika
  10. Teknik Mesin
    • Teknik Perancangan dan Pembuatan Mesin
    • Teknik Perawatan dan Perbaikan Mesin
  11. Teknik Kendaraan Ringan
    • Teknik Kendaraan Ringan
  12. Teknik Otomotif
    • Teknik Sepeda Motor
    • Teknik Alat Berat
    • Teknik Pesawat Udara
  13. Teknik dan Bisnis Sepeda Motor
    • Teknik dan Bisnis Sepeda Motor
  14. Teknologi Tenaga Listrik
    • Teknik Instalasi Tenaga Listrik
    • Teknik Sistem Tenaga Listrik
  15. Teknologi Pengelasan
    • Teknik Pengelasan
  16. Teknologi Manufaktur
    • Teknik Manufaktur
    • Teknik Produksi dan Manajemen Industri
  17. Teknologi Kimia Industri
    • Teknik Kimia Industri
  18. Teknologi Kerajinan dan Seni Kriya
    • Kriya Kreatif Batik dan Tekstil
    • Kriya Kreatif Perhiasan dan Manik-manik
  19. Teknologi Pangan
    • Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian
    • Teknologi Pangan
  20. Agribisnis Tanaman
    • Agribisnis Tanaman Pangan
    • Agribisnis Perkebunan
  21. Agribisnis Peternakan
    • Agribisnis Peternakan
  22. Agribisnis Perikanan
    • Budidaya Perikanan
    • Pengolahan Hasil Perikanan
  23. Kesehatan Gigi
    • Kesehatan Gigi
  24. Farmasi
    • Farmasi
  25. Kebidanan
    • Kebidanan
  26. Keperawatan
    • Keperawatan
  27. Kesehatan Masyarakat
    • Kesehatan Masyarakat
  28. Pekerjaan Sosial
    • Pekerjaan Sosial
  29. Pelayaran
    • Nautika Kapal Penangkap Ikan
    • Teknik Kapal
  30. Teknologi Informasi dan Komunikasi
    • Teknologi Informasi dan Komunikasi
  31. Bisnis dan Manajemen
    • Bisnis Daring dan Pemasaran
    • Manajemen Perusahaan
  32. Akuntansi dan Keuangan
    • Akuntansi
    • Keuangan dan Perbankan
  33. Kemaritiman
    • Nautika
    • Teknik Kapal
  34. Pariwisata
    • Perhotelan dan Jasa Pariwisata
    • Usaha Perjalanan
  35. Seni Rupa
    • Desain Grafis
    • Kerajinan Seni
  36. Seni Musik
    • Musik
  37. Seni Tari
    • Tari
  38. Seni Teater
    • Teater
  39. Seni Rupa Audio Visual
    • Produksi dan Siaran Program Radio
    • Produksi dan Siaran Program Televisi
    • Produksi Film dan Program Televisi
  40. Seni Rupa Kriya
    • Kriya
  41. Seni Rupa Desain
    • Desain Produk
  42. Seni Rupa Arsitektur
    • Desain Interior
  43. Teknologi Informasi dan Komunikasi
    • Multimedia
  44. Teknologi Informasi dan Komunikasi
    • Jaringan dan Komunikasi Data
  45. Teknologi Informasi dan Komunikasi
    • Teknik Komputer
  46. Teknologi Informasi dan Komunikasi
    • Rekayasa Perangkat Lunak
  47. Bisnis dan Manajemen
    • Manajemen Pemasaran
  48. Bisnis dan Manajemen
    • Manajemen Logistik
  49. Bisnis dan Manajemen
    • Manajemen Sumber Daya Manusia
  50. Teknologi Informasi dan Komunikasi
    • Animasi

Catatan: Beberapa program keahlian mungkin memiliki kesamaan dalam nama atau bidang tetapi berbeda dalam kompetensi keahlian yang lebih spesifik. Daftar ini berdasarkan informasi dari sumber terpercaya termasuk dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.
sumber : kitalulus, Grok

PENDIDIKAN KEJURUAN DI JERMAN (DUALES SYSTEM)

 


Pendidikan kejuruan di Jerman, atau yang dikenal sebagai "Duales System" (Sistem Dual), adalah kombinasi unik antara pembelajaran di sekolah dan pelatihan langsung di tempat kerja. Ini adalah salah satu sistem pendidikan kejuruan terkenal di dunia karena efektivitasnya dalam menyiapkan siswa untuk dunia kerja. Berikut adalah beberapa aspek utama dari pendidikan kejuruan di Jerman:

  • Struktur Sistem Dual:
    • Teori di Sekolah Kejuruan: Siswa menghabiskan satu atau dua hari dalam seminggu di sekolah kejuruan (Berufsschule) untuk belajar teori yang relevan dengan bidang keahlian mereka.
    • Praktik di Tempat Kerja: Siswa bekerja sebagai pelatih atau magang di perusahaan selama tiga atau empat hari dalam seminggu, mendapatkan pengalaman kerja langsung dan gaji pelatihan.
  • Durasi dan Bidang Keahlian:
    • Pelatihan biasanya berlangsung selama tiga tahun, meskipun bisa lebih pendek atau lebih lama tergantung pada profesi yang dipilih. Ada sekitar 325 profesi yang tersedia untuk pelatihan kejuruan, mulai dari koki, mekanik, hingga teknisi IT.
  • Proses Pendaftaran dan Penerimaan:
    • Siswa biasanya memilih bidang keahlian setelah menyelesaikan sekolah menengah pertama dan mendapatkan rekomendasi dari sekolah mereka. Mereka kemudian mencari posisi pelatihan di perusahaan, yang sering kali melalui proses aplikasi dan wawancara.
    • Perusahaan dan sekolah kejuruan bekerja sama untuk memastikan bahwa siswa memenuhi persyaratan akademik dan praktik.
  • Kurikulum dan Evaluasi:
    • Kurikulum disesuaikan dengan standar federal yang ditetapkan oleh pemerintah, namun ada fleksibilitas untuk adaptasi lokal sesuai dengan kebutuhan industri.
    • Evaluasi dilakukan melalui ujian akhir yang terdiri dari bagian teori dan praktik, di mana siswa harus lulus untuk mendapatkan kualifikasi profesional (Meisterbrief untuk beberapa profesi).
  • Kualifikasi dan Karir:
    • Setelah menyelesaikan pelatihan, siswa menerima kualifikasi yang diakui secara nasional, memungkinkan mereka untuk langsung bekerja dalam profesi mereka atau melanjutkan pendidikan tinggi (universitas atau Fachhochschule, sekolah teknik tinggi).
    • Sistem ini memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi dalam menempatkan lulusan ke dalam pekerjaan yang sesuai dengan keahlian mereka.
  • Adaptasi dan Pengembangan:
    • Sistem pendidikan kejuruan di Jerman terus beradaptasi dengan perubahan teknologi dan kebutuhan ekonomi. Misalnya, ada perhatian besar terhadap industri-industri masa depan seperti teknologi informasi, energi terbarukan, dan industri 4.0.

Pendidikan kejuruan di Jerman dihargai karena menghasilkan tenaga kerja yang sangat terampil dan dapat langsung bekerja, dengan tingkat pengangguran yang rendah di antara lulusan sistem dual ini. Ini menjadi model yang sering dikaji oleh negara lain dalam upaya mereformasi pendidikan kejuruan mereka sendiri.

sumber : alfatih media dakwah, Grok

Temukan P3H

Bismillah   Rekrut Tenaga Pendamping Proses Produk Halal (P3H) Oktober 2025. Persyaratan : Min SMA/SMK, Beragama Islam, dan komitmen. Silak...