Tuesday, January 28, 2025

MENGENAL SEJARAH PENDIDIKAN KEJURUAN DI DKI JAKARTA



Sebagai pendidik kiranya belum lengkap jika tidak mengetahui bagaimana perjalanan pendidikan kejuruan di Daerah Khusus Ibukota Jakarta yang sekarang menjadi Provinsi Daerah Khusus Jakarta.
Pendidikan kejuruan di DKI Jakarta memiliki sejarah yang kaya yang mencerminkan perkembangan pendidikan teknik dan vokasional di Indonesia. Berikut adalah ikhtisar sejarah tersebut:

  • Awal Mula: Pendidikan kejuruan di Jakarta dimulai pada era kolonial dengan pendirian "Koning Klike Wilhelmina School" (KWS) pada tahun 1906 oleh pemerintah Belanda. Sekolah ini didirikan untuk mendidik siswa Belanda dan pribumi yang dipilih untuk menjadi tenaga teknik dalam rangka membangun negara Hindia Belanda. Setelah kemerdekaan Indonesia, KWS berubah nama menjadi Sekolah Teknik Menengah (STM) pada tahun 1946.
  • Perkembangan Pasca-Kemerdekaan: STM Negeri 1 Jakarta, yang awalnya KWS, menjadi salah satu sekolah teknik yang paling tua di Jakarta. Pada tahun 1979, berdasarkan Surat Keputusan Mendikbud nomor 090 / 0 / 1979, STM Negeri 1 berubah menjadi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Jakarta.
  • Pusat Latihan dan Pelatihan: Pada tahun 1973, dibangun Pusat Latihan Pendidikan Teknik (PLPT) yang diresmikan pada tahun 1975 oleh Presiden Suharto. Nama ini kemudian berubah menjadi Balai Latihan Pendidikan Teknik (BLPT) pada tahun 1978, dan pada tahun 2002 menjadi Balai Pelatihan Pendidikan Kejuruan (BPPK) Pulogadung. Sejak tahun 2010, institusi ini dikenal sebagai Pusat Pelatihan Pendidikan Kejuruan (Puslatdikjur) Pulogadung Jakarta, dan sekarang dikenal sebagai Pusat Pengembangan Kompetensi Pendidik, Tenaga Kependidikan dan Kejuruan (P4) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu.
  • Sekolah Kejuruan Lainnya: Selain SMKN 1 Jakarta, ada juga SMKN 53 Jakarta yang awalnya bernama STM 1 Pemda DKI Jakarta pada tahun 1967. Sekolah ini kemudian dikelola oleh Kantor Wilayah Departemen Pendidikan dan Kebudayaan DKI Jakarta pada tahun 1980.
  • Fokus dan Program: Sekolah-sekolah kejuruan di Jakarta menawarkan berbagai program keahlian seperti Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Teknik Bisnis Sepeda Motor (TBSM), Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL), Teknik Komputer Jaringan (TKJ), dan Teknik Audio Video (TAV). Hal ini mencerminkan tujuan pendidikan kejuruan untuk mempersiapkan siswa untuk dunia kerja dengan keterampilan spesifik.

Sejarah pendidikan kejuruan di DKI Jakarta menunjukkan perkembangan dari masa kolonial hingga sekarang, dengan fokus pada pendidikan teknik dan vokasional yang mempersiapkan individu untuk menghadapi kebutuhan industri dan dunia kerja.

sumber : Grok, fb STMN 1 Boedoet Jakarta Pusat

Temukan P3H

Bismillah   Rekrut Tenaga Pendamping Proses Produk Halal (P3H) Oktober 2025. Persyaratan : Min SMA/SMK, Beragama Islam, dan komitmen. Silak...