Haji mabrur adalah istilah dalam Islam yang merujuk pada ibadah haji yang diterima oleh Allah SWT karena dilaksanakan dengan penuh keikhlasan, sesuai syariat, dan membawa dampak positif bagi kehidupan pelakunya. Istilah "mabrur" berasal dari bahasa Arab yang berarti "diterima" atau "baik". Dalam konteks "sepanjang masa", haji mabrur tidak hanya dinilai dari pelaksanaan ritualnya, tetapi juga dari keberlanjutan nilai-nilai ibadah tersebut dalam kehidupan sehari-hari hingga akhir hayat.Menurut ajaran Islam, haji mabrur memiliki beberapa ciri utama:
- Keikhlasan Niat: Haji dilakukan semata-mata karena Allah, tanpa motif riya atau mencari pujian.
- Kesesuaian dengan Syariat: Semua rukun dan wajib haji dilaksanakan sesuai tuntunan Rasulullah SAW, seperti ihram, tawaf, sai, wukuf di Arafah, dan lainnya.
- Moral dan Akhlak: Haji mabrur ditandai dengan perubahan positif dalam perilaku, seperti meningkatnya ketakwaan, kesabaran, kejujuran, dan kedermawanan.
- Keberlanjutan Nilai: Haji mabrur "sepanjang masa" berarti nilai-nilai haji terus diwujudkan dalam kehidupan, seperti menjaga hubungan dengan Allah (hablum minallah) dan sesama manusia (hablum minannas), serta menghindari perbuatan dosa.