sumber : antaranews
Bicara tentang pendidikan pasti orang merujuk pada kualitas. Pendidikan di tanah air yang beragam kualitas adalah fakta. Kita dihadapi pada perlukah peran serta masyarakat untuk terlibat dalam pendidikan? Bicara kualitas maka bisa tentang sarana prasarana, tenaga pendidik dan kependidikan, kurikulum, pembiayaan, pengelolaan dan sebagainya.
Semuanya memerlukan penanganan khusus yang terencana dan tersistemik dengan baik, Namun itu tidak bisa semuanya dijatuhkan pada tanggungjawab pemerintah semata. Pertanyaannya adalah jika pemerintah sudah memenuhi kewajibannya membiayai pendidikan dari SD, SMP dan SMA/SMK lantas di sisi mana masyarakat menempatkan perannya ? (PH/9/9/2012)
Peran pemerintah dalam sistem pendidikan di Indonesia adalah sangat integral dan multi-dimensi, mencakup beberapa aspek berikut:
1. Pengaturan Kebijakan dan Kurikulum
- Pembuatan Kebijakan: Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) memformulasikan kebijakan pendidikan nasional, seperti Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas) dan berbagai peraturan pemerintah terkait.
- Pengembangan Kurikulum: Pemerintah bertanggung jawab atas pengembangan, revisi, dan implementasi kurikulum nasional yang mencakup semua tingkat pendidikan dari sekolah dasar hingga menengah atas, termasuk standar kompetensi lulusan.
2. Pendanaan dan Alokasi Sumber Daya
- Anggaran Pendidikan: Indonesia mengalokasikan sebagian anggaran negara untuk pendidikan, termasuk untuk gaji guru, pembangunan infrastruktur sekolah, dan program-program pendidikan lainnya.
- Dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah): Program ini memberikan bantuan dana langsung kepada sekolah untuk operasional harian, membantu mengurangi biaya pendidikan bagi siswa.
3. Pendidikan Gratis dan Program Beasiswa
- Pendidikan Wajib 12 Tahun: Pemerintah menargetkan untuk memberikan pendidikan dasar dan menengah gratis kepada seluruh rakyat Indonesia.
- Beasiswa dan Bantuan Biaya Pendidikan: Melalui berbagai program seperti Bidikmisi, pemerintah memberikan beasiswa kepada mahasiswa dari keluarga tidak mampu untuk melanjutkan pendidikan tinggi.
4. Rekrutmen, Pelatihan, dan Pengembangan Guru
- Pendidikan Guru: Pemerintah menyelenggarakan berbagai program pelatihan dan pendidikan bagi guru untuk meningkatkan kualitas pengajaran.
- Sertifikasi Guru: Ada program sertifikasi profesional yang memberikan insentif kepada guru yang telah memenuhi standar tertentu.
5. Pembangunan Infrastruktur
- Bangunan Sekolah: Pemerintah membangun dan memperbaiki fasilitas pendidikan, termasuk sekolah di daerah terpencil.
- Teknologi dan Sumber Belajar: Pemerintah juga berusaha untuk meningkatkan akses ke buku teks, laboratorium, perpustakaan, dan teknologi informasi di sekolah.
6. Pengawasan dan Evaluasi
- Evaluasi Nasional: Ujian nasional dan berbagai tes standar digunakan untuk menilai kualitas pendidikan dan kinerja siswa.
- Akreditasi: Lembaga akreditasi seperti Badan Akreditasi Nasional (BAN) mengevaluasi kualitas sekolah dan program studi di perguruan tinggi.
7. Ketersediaan Pendidikan Inklusif
- Pendidikan Khusus: Pemerintah memfasilitasi pendidikan bagi anak-anak dengan kebutuhan khusus, termasuk kebijakan inklusif di sekolah umum.
8. Program Pendidikan Non-Formal dan Informal
- Kursus dan Pelatihan: Pemerintah mendukung program pendidikan untuk orang dewasa dan mereka yang tidak menyelesaikan pendidikan formal, termasuk melalui pusat-pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM).
9. Kebijakan Pendidikan di Era Digital
- Pendidikan Jarak Jauh: Selama pandemi dan seterusnya, ada upaya untuk meningkatkan infrastruktur dan kebijakan untuk mendukung pembelajaran online.
10. Pendidikan Karakter dan Nilai
- Pendidikan Karakter: Pemerintah menekankan pentingnya pendidikan moral dan etika dalam kurikulum, bertujuan untuk membentuk karakter siswa.
Meskipun demikian, tantangan masih banyak, termasuk ketidakmerataan akses pendidikan di berbagai daerah, kualitas pendidikan yang belum merata, dan masalah birokrasi. Pemerintah terus berusaha untuk menyempurnakan sistem melalui reformasi dan inovasi dalam pendidikan.
sumber : Grok, antaranews