Saturday, April 19, 2008

Delegasi Tugas

DELEGASI TUGAS 


                   sumber foto : distriknews

Senang rasanya menjadi pimpinan yang kita bisa perbuat untuk kepentingan bersama dalam suatu institusi seperti di SMK 11 jakarta. Sebagai kepala sekolah saya membagi habis tugas tentang penyusunan proposal. Misalkan untuk tahun 2008 ke Departemen Pendidikan nasional RI via Sudin Dikmenti Jakarta Barat. 

Saya membagi 7 proposal kepada teman-teman guru. roposal tersebut antara lain : 
Perencanaan Kegiatan Subsidi Tempat Ujian Kompetensi, 
Program bantuan Unit produksi "pendirian warnet", 
Program Bantuan sertifikasi TOEIC dalam rangka meningkatkan mutu lulusan, 
Bantuan Operasional Manajemen Mutu (BOMM), 
pengembangan Bakat dan Minat Bidang Kesiswaan "Marching Band",
Subsidi Beasiswa prestasi siswa, 
Bantuan Pengembangan perpustakaan, dan Modal kerja wirausaha siswa. 

Mudah-mudahan kerjasama kepala sekolah dan guru dapat meingkatkan kualitas pembelajaran.(sno)

Saturday, April 12, 2008

TANGKUBAN PARAHU









Menikmati keagungan Tuhan sangat banyak cara yang kita lakukan. Malam hari mungkin kita bisa menikmati indahnya kerlap-kerlip bintang di langit yang konon pada jaman dahulu gugusan bintang tadi bisa menjadi petunjuk bagi nelayan di tengah lautan. 

Jika siang hari kita bisa menyaksikan asli apa adanya mulai dari wajah kita rumah kita, teman kita, lingkungan alam dsb. Bayangkan dibutuhkn berapa juta watt untuk melihat secara natural apa yang seharusnya kita lihat. 

Cara lain adalah mengunjungi langsung ciptaan Allah SWT saya dan keluarga pada hari senin 11 Maret 2008 yang lalu mengunjungi Gunung yang melegenda di Jawa Barat yaitu Gunung Tangkuban Parahu....inilah gambar-gambar yang bisa kami bidik. (sudiono)




Wednesday, April 9, 2008

Kemiskinan....





                                                        foto : radarbojonegoro

Fakta membuktikan bahwa tingkat kemiskinan di kalangan masyarakat semakin tinggi. Tidak usah kita berdebat tentang angka2 statistik atau hitungan matematis yang cuma sensasi politis. Kenyataan, bahwa tumbuhnya generasi-generasi kanak-kanak yang berprofesi sebagai pengemis bukan hisapan jempol. 

Lihatlah jika anda menaiki mobil pribadi di sepanjang jalur 3 in 1 mulai dari arah slipi ke Jalan Gatot Subroto, atau Jalan MH Thamrin. mulai dari ibu-ibu yang menggendong anaknya sambil menyusui, anak2 usia sekolah, para belia muda pria dan wanita atau orang seumuran limapuluh tahunan berebut rejeko menjadi joki. 

Mereka berharap tak lebih uang Rp. 5.000,- - 10.000,- per angkut. Terkadang diberi seberapapun oleh pengemudi diterimanya. Lihatlah semakin banyak pengemis yang keluar masuk perumahan yang nyaris sama....Perempatan lampu merah pun tak kalah ramainya dengan profesi pengemis ini. Pemenuhan kebutuhan dasar seperti makan minum untuk sebagian masyarakat Indonesia khusus yang tinggal di perkotaan mungkin masih merupakan barang mewah...Penggusuran penghuni di sepanjang jalur kereta api yang tak kunjung tuntas menunjukkan betapa masyarakat kita yah...tak jauh dari kemiskinan.


Siapa yang patut disalahkan ? tidak perlu kita menunjuk kesalahan ini pada orang lain. Mungkin lebih bijak lagi jika kita berbuat untuk kepentingan orang lain walaupun amat kecil nilainya. Pengorbanan yang kita berikan sekecil apapun akan memberi "setetes air di padang tandus" untuk mereka..mari kita berbagi untuk saudara2 kita.... (sno)

Khitanan Massal









Pada hari Sabtu, 8 Maret 2008  Bertempat di Jalan Ibu Sangki, Rw 6 Pengkolan Desa Cibeber Kota Cimahi, Bandung. Ditengah-tengah gerimis dan rintik hujan yang membasahi bumi sangkuriang dilaksanakan Khitanan Massal. Khitanan yang diperuntukkan bagi mereka yang tidak mampu berhasil mengkhitan sebanyak 49 anak mulai umur 2 bulan sampai 14 tahun. Mereka kebanyakan datang dari Desa Cibeber 6 anak, Padalarang 3 anak, Utama 15 anak, Ciseupan 2 anak, Cililin 10 anak, Batujajar 3 anak, dan dari yayasan yatim piatu 10 anak.

Setiap anak yang dihitan mendapat seperangkat pakaian yang terdiri dari kaos, sarung, peci dan amplop. Obat2an untuk satu minggu, dan setelah itu berobat gratis untuk evaluasi luka operasi. Acara yang diprakarsai oleh Keluarga Haji Rukmanda ini bertujuan untuk memberikan perhatian penuh kepada golongan tidak mampu dilingkungan Kota Cimahi. 

Acara tersebut juga didukung oleh tenaga medis yang berasal dari para medis yang bertugas di beberapa Rumah Sakit di Jakarta seperti : RS Medistra (Sri Rahayu Dinarsih), RS Pertamina, RS RSPAD, RS Mitra Keluarga, RS Sari Asih dsb. Mereka yang berjumlah 9 tenaga paramedis bekerja dengan ihklas tanpa mendapat imbalan apapun. 

Sungguh pengabdian yang sangat mulia dan membanggakan ditengah-tengah sifat konsumerisme di masyarakat. Semoga Allah SWT senantiasa membalas kebaikan bapak/ibu sekalian.


Sebelum acara dimulai dilakukan pengajian dengan mengundang Ustadz H. Abbas di Rumah Wakaf H. Faturrahman dengan mengundang masyarakat setempat. Sebagai perwakilan keluarga Drs. Sudiono yang juga Kepala SMK 11 jakarta mengucapkan terima kasih dan mohon do'a atas pelaksanaan sunatan ini. Untuk acara yang sama akan dilakukan kembali. Mengingat begitu besar biaya yang dibutuhkan untuk itu kami menghimbau agar para dermawan turut berpartisipasi mensukseskan acara tersebut. (sno)

Temukan P3H

Bismillah   Rekrut Tenaga Pendamping Proses Produk Halal (P3H) Oktober 2025. Persyaratan : Min SMA/SMK, Beragama Islam, dan komitmen. Silak...